Ketahui Dasar-Dasar Analisa Bisnis untuk Usaha Anda

Analisa bisnis merupakan pengamatan pada bisnis yang memiliki tujuan utama adalah keuntungan. Bisnis merupakan usaha untuk memperjualbelikan barang atau jasa dan bernilai. Studi kelayakan bisnis sangat diperlukan bagi para investor, bank, serta pemerintah yang memberikan fasilitas. Dan tentunya kepentingan tingkat keuntungan semuanya berbeda satu sama lain.

Analisa Bisnis dan Kelayakan Bisnis

Pengertian analisa usaha merupakan pengamatan atau pemantauan ketika menjalankan suatu usaha atau bisnis sebelum dirintis, sehingga kita mengetahui dalam usaha atau bisnis tersebut menguntungkan atau tidak. Sebelum melakukan analisa, temukan terlebih dahulu terkait ide dan rumusan gagasan serta memformulasi tujuan.

Dalam memastikan kelayakan suatu investasi dapat dilakukan sesuai kriteria seperti payback period, yakni menghitung jangka waktu yang diperlukan untuk pengembalian modal. Semakin cepat balik modal maka semakin bagus bisnis yang dijalankan.

 

Kesalahan dalam merencanakan bisnis atau suatu usaha dapat mengakibatkan investasi yang membengkak, sehingga kejelian dalam menganalisa suatu usaha sangatlah penting. Membangun usaha atau bisnis tanpa perhitungan pun dapat menyebabkan pembengkakan dari investasi.

Ada enam aspek analisa bisnis, yaitu aspek hukum, aspek keuangan, aspek lingkungan, aspek teknis dan teknologi, aspek pasar dan pemasaran, dan aspek manajemen sumber daya manusia. Dalam membangun usaha atau bisnis selalu membutuhkan keenam aspek tersebut seimbang.

Proses dalam Berbisnis atau Usaha

Proses adalah rangkaian yang terkait mengubah sesuatu menjadi hasil. Proses dalam berbisnis itu sendiri adalah aktivitas yang berhubungan dengan sumber daya untuk mengolah sesuatu menjadi hasil atau produk.

Proses utama dalam analisa bisnis terkait pada proses yang menghasilkan produk sampai ke pelanggan. Sementara proses pendukung yang secara tidak langsung menghasilkan nilai, seperti manajemen personalia dan finansial.

Proses lain yang tidak kalah penting adalah proses pengembangan, berupa pengembangan produk. Dimualai dari penelitian, perancangan dan perekayasaan. Proses dalam berbisnis juga berkesinambungan dengan adanya peningkatan kinerja, namun hal itu tidaklah mudah dilakukan. Memerlukan pedoman untuk melakukan peningkatan kinerja berkelanjutan.

Tahap rencana dianalisis untuk melakukan perbaikan dalam sebuah permasalahan, kemudian laksanakan rencana yang sudah dibuat dimana tujuannya untuk bereksperimen. Mengevaluasi ada tidaknya pengaruh kegiatan terhadap permasalahan. Pada tahap akhir proses bisnis dimodifikasi.

Mengembangkan Usaha dengan Analisa Bisnis

Contoh analisa usaha dalam berbagai segi aspek antara lain dilihat dari aspek teknis dan teknologi sangat perlu untuk mengetahui apakah secara teknis usaha dapat dijalankan dengan teknologi yang sudah tersedia. Yang perlu disiapkan dalam aspek ini adalah penentuan lokasi, luas atau skala produksi, penentuan teknologi yang digunakan serta alat-alat produksi untuk usaha.

Penentuan lokasi sangat mempengaruhi kesuksesan dalam membangun usaha, karena adanya keterkaitan jauh dekatnya dengan pasar yang dituju, ketersediaan air, sumber energi dan sarana telekomunikasi serta tentunya juga ketersediaan sarana prasarana transportasi.

Skala Produksi

Kita juga perlu menganalisa terkait skala produksi, menentukan bahan dasar yang digunakan, produk yang nantinya dihasilkan, alat yang digunakan, serta jumlah sumber daya manusia yang diperlukan. Penentuan alat harus dioptimalkan karena akan menunjang keuntungan jangka panjang, jika terdapat kesalahan dalam memilih alat dapat menyebabkan kita harus menggantinya dengan yang baru.

Dalam membangun usaha kita harus dapat memahami aspek pasar dan pemasaran, supaya produk yang kita tawarkan sesuai sasaran. Oleh karena itu kita membuat rencana pemasaran terlebih dahulu sebelum menghasilkan produk dalam bisnis yang akan dijalankan.

Sebagai pendiri usaha tentunya kita mengetahui lebih dalam terkait latar belakang mengapa mendirikan usaha, dari latar belakang tersebut kita mampu menjawab kelemahan dan kelebihan atau kekuatan usaha yang dibangun. Kelemahan dan kelemahan berupa keuangan, lokasi, sumber daya manusia, peralatan, dan teknologi, dari hal tersebut kita mampu menindaklanjuti usahanya.

Setelah kita dapat mengetahui peluang dan hambatan yang berasal dari kelemahan dan kelebihan, kita harus segera menetapkan sasaran. Setelah menetapkan sasaran kita pikirkan bagaimana caranya untuk mencapai sasaran tersebut.

Banyak cara untuk mencapai sasaran usaha, namun dalam mencapai hal tersebut tentunya juga terdapat banyak rintangan. Rintangan yang dialami dapat berupa proses produksi, jaminan kualitas, distribusi produk, dan lain sebagainya.

Manfaat Analisa Bisnis Finansial

Aspek keuangan juga perlu diperhatikan dalam analisa bisnis, kita membuat rekap biaya yang diperlukan dalam usaha maupun yang sudah dikeluarkan dalam menjalankan usaha. Akan tetapi kita juga membutuhkan rekapan finansial yang masuk dari hasil usaha.

Kita mendapatkan informasi tentang keuntungan yang didapat serta pengembalian modal, selain itu kita dapat menjadikan rekapan biaya sebagai panduan dalam menjalankan usaha agar sesuai target.

Menghindari adanya kesalahan dalam penghitungan finansial dalam berusaha atau berbisnis tentunya merekap dan mencatat secara keseluruhan sangatlah penting. Sehingga selain mengetahui keuntungan, kita pun dapat melihat apakah terdapat kerugian, jika memang terdapat kerugian maka dapat segera diperbaiki sistemnya.

Usaha kita dapat dikatakan mendapat keuntungan apabila pendapatan yang dihasilkan lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Suatu usaha masih layak dilanjutkan atau dijalankan apabila perbandingan pendapatan dan biaya yang dikeluarkan lebih besar daripada satu.

Strategi Bisnis

Strategi dalam analisa bisnis merupakan komponen penting dalam membangun bisnis. Sebuah analisa usaha sangat berkaitan erat dengan strategi bisnis untuk mensukseskan bisnis yang akan dijalankan.

Langkah awal melakukan strategi bisnis adalah mengidentifikasi proses inti operasional. Proses ini akan dievaluasi dampaknya, tingkat kesuksesannya dalam jangka waktu tertentu.

analisa bisnis

Mengembangkan visi dan misi menunjang strategi bisnis yang baik. Hasil dari proses strategi bisnis mengidentifikasikan peluang memperbaiki proses bisnis. Kunci utama dalam perancangan bisnis adalah pengembangan system jaringan dan informasi. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah process business reengineering.

Faktor kritis analisa proses bisnis adalah mengetahui jelas situasi bisnis, mengetahui apa yang bisa menambah nilai, mengetahui penggunaan teknik dan peralatan. Perlu juga mengetahui bagaimana mamanage perubahan secara sukses.

Yang dipelajari dalam strategi bisnis terkait alokasi sumber daya dan pemanfaatan sumber daya. Kebutuhan data dan informasi, tingkatan manajemen dan fungsi dasar dari manajemen. Faktor-faktor yang mempengaruhi efisien dari proses bisnis adalah sumber daya manusia, finansial, fasilitas atau peralatan, dan pelanggan. Analisa pada usaha yang akan dijalankan maupun sudah dijalankan selalu penting untuk dilakukan.

Bisnis yang Bermanfaat

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kelayakan suatu usaha dilihat dari berbagai aspek dan faktor dimana secara keseluruhan saling mendukung untuk keberlangsungan usaha. Yang lebih penting yakni dukungan biaya untuk menjalankan usaha tersebut.

Jika usaha telah memberikan manfaat maka usaha layak untuk dijalankan dan dilanjutkan, begitupun sebaliknya kalua memang manfaat lebih sedikit alangkah baiknya mengubah dan menganalisa dari strategi usaha dari awal secara teliti.Itulah sebabnya, seorang pengusaha sangat penting untuk melakukan berbagai analisa bisnis dan mempelajari setidaknya dasar-dasar keilmuan tersebut.

Be the first to comment on "Ketahui Dasar-Dasar Analisa Bisnis untuk Usaha Anda"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*